"Saya Telah Dibantu, Sekarang Saatnya Saya Membantu"
Tentu tidaklah mudah menjalani pelayanan yang Tuhan percayakan. Tantangan dan pergumulan senatiasa harus dihadapi. Demikian pula dengan yang YASKI alami. Tantangan dan pergumulan demi pergumulan menjadi suatu yang sangat nyata. Kendati demikian, pimpinan dan hikmat-Nya justru kian nyata. Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup yang senantiasa memberikan kekuatan dan penghiburan kepada setiap hamba-Nya.
Baru-baru ini YASKI menerima sebuah surat dari Pdm. Yenni Retnani di Mempawah Hulu, Kalimantan Barat. Yenni membagikan rasa bahagia dan syukurnya ketika dia menerima bantuan yang telah disalurkan oleh YASKI. Dari kesaksiannya di bawah ini, kita dapat melihat kehidupan Yenni lebih mandiri dan dia dapat membantu jemaat serta membimbing beberapa ibu untuk memiliki usaha kecil mandiri sepertinya.
"Saya, Yenni melayani di Kalimantan Barat. Jutaan masyarakat yang tinggal di sini adalah orang miskin. Kemiskinan ini juga melanda para penginjil yang melayani di pedalaman. Mereka terus menjangkau jiwa yang belum tersentuh, yang terabaikan dan terisolir. Para penginjil umumnya harus berjalan kaki sejauh 67 km sampai 107 km jauhnya atau setara dengan dua hari dua malam lamanya tidur di tengah hutan kemudian baru sampai ke lokasi pelayanan."
"Kesulitan inilah yang dialami para penginjil di pedalaman. Para penginjil ini juga banyak yang tidak saling mengenal karena sedikit dari mereka yang hadir di Persekutuan Jaringan yang mempertemukan para penginjil dan hamba Tuhan yang melayani di daerah Kalimantan Barat."
"Saya mengenal YASKI dari banyaknya kesaksian orang-orang yang sudah berhasil berkat bantuan yang disalurkan oleh YASKI. Bahkan dari mereka yang telah berhasil tersebut sudah membantu penginjil lain. Misalnya seperti saya. Saya berjualan kue dan sekarang dipasarkan lebih besar lagi ke warung kopi di pedalaman. Kini saya sudah membina lima ibu untuk menjual kue yang saya buat. Ekonomi saya sekarang sudah baik, dan saya sudah bisa membeli motor seharga rata-rata Rp 13.500.000 dengan tunai. Satu motor lagi saya beli dengan kredit karena uang muka hanya sebesar Rp 2.500.000 saja. Saya sudah dibantu, sekarang saatnya saya untuk membantu."
"Kami juga sudah menerima pakaian yang sudah YASKI kirimkan. Surat-surat yang menumpuk di kantor pos sudah saya ambil dan kirimkan ke pedalaman. Saat ini saya melayani jemaat dan membina ibu-ibu untuk mulai bergerak dalam bisnis kue keliling. Baik penginjil wanita dan pria keadaannya sama-sama sulit. Kiranya lebih banyak lagi penginjil dan hamba Tuhan yang dapat menerima bantuan. Terima kasih."
Bersyukur kepada Tuhan untuk donasi seluruh donatur yang senantiasa mendukung pelayanan para hamba Tuhan di daerah pedalaman. Kiranya seluruh pelayan-Nya dapat terus dimampukan untuk menjangkau lebih banyak jiwa bagi Kristus.