Pelayanan YASKI Bersama YHMI
Menjangkau Keluarga, Jemaat, Hingga Hamba Tuhan
di NTT
YASKI bekerja sama dengan Yayasan Hati Melayani Indonesia (YHMI) berkesempatan mengunjungi 5 desa di NTT yaitu Oeklani, Kalbano, Fotoun, Manufui dan Nufleu. Pelayanan ke NTT yang YASKI lalukan mencakup berbagai bidang. Mulai dari konseling keluarga, bantuan usaha untuk para hamba Tuhan, dan kebaktian pemulihan keluarga melalui kebaktian kebangunan rohani.
Pelayanan Konseling Pribadi
Salah satu pelayanan konseling yang dilakukan adalah mengunjungi seorang bapak bernama Metu. Metu tinggal di sebuah gubuk sederhana. Gubuk ini pengap, sempit, bau dan gelap. Metu tinggal di gubuk tersebut dan tidak pernah keluar sekali pun karena ia percaya bahwa gubuk itu mampu melindunginya dari serangan roh jahat. Hal ini membuat Metu sangat ketakutan dan hidup tidak terurus. Metu juga menderita sakit kepala selama tiga bulan. Meski dia sudah meminum obat namun tak kunjung sembuh. Ketiadaan nafsu makan, tidak pernah terkena sinar matahari dan tidak ada yang membawanya keluar dari gubuk itu membuat kondisi Metu semakin menyedihkan.
Pdm. Melasari mendoakan dan melayani Metu di dalam gubuknya, kemudian mengajaknya keluar. Metu kembali merasakan suasana di luar gubuknya yang pengap dan kembali menikmati sinar matahari. Pdm. Melasari meminta Metu untuk membersihkan diri, menikmati makanan serta kembali tinggal bersama keluarganya.
Bantuan Usaha Bagi Para Hamba Tuhan
Selain melayani kebutuhan konseling pribadi, kami juga menyalurkan bantuan usaha kecil pada para hamba Tuhan di lima desa tersebut. Kondisi ekonomi di daerah ini sangat sulit, tidak ada listrik, dan warga harus berjalan 200-300 m hanya untuk mendapatkan air bersih. Mata pencaharian sebagian besar warga adalah sebagai nelayan dan petani. Cuaca yang begitu tidak bersahabat dan panas membuat penghidupan mereka kian sulit.
Bertolak dari hal inilah, kami menyalurkan sepasang anak babi kepada perwakilan dari masing-masing desa. Tiap desa memiliki 30-45 kepala keluarga. Pengembangan babi ini dipilih karena babi lebih cepat dibiakkan. Diharapkan dalam waktu dua tahun anak babi dapat beranak dan kembali disalurkan kepada puluhan kepala keluarga dari masing-masing desa tersebut.
Pemulihan Keluarga Terjadi
Pelayanan pun berlanjut. Pdm. Melasari menjadi pembicara di kebaktian kebangunan rohani yang diselenggarakan di GMIT. Sekitar 400 orang baik dewasa maupun anak-anak hadir dalam kebaktian ini.
Banyak keluarga yang hubungannya tidak harmonis kembali didamaikan melalui kebaktian bersama ini. Para suami yang gemar mabuk-mabukkan dan memukuli istri mereka, berkomitmen kembali menjadi suami yang mengasihi istri. Para istri yang menderita kembali dihiburkan.
Bersyukur untuk anugerah Tuhan yang bisa dirasakan oleh warga di beberapa daerah di NTT.
Kami dapat melayani semata-mata karena anugerah Tuhan melalui Anda, para donatur kami. Doakan dan terus dukung pelayanan kami. Tuhan memberkati.