Pdm. Yenni seorang hamba Tuhan di pedalaman Kalimantan membagikan pergumulan yang ia hadapi. Para misionari dan hamba Tuhan mengalami kesulitan terberat dan pergumulan pelayanan di ladang misi, khususnya daerah Kalimantan.
Kadang-kadang dalam 1 minggu para hamba Tuhan harus menempuh 260 hingga 273 km untuk bisa mencapai lokasi pelayanan baru yang belum terjangkau.
Sudah 10 tahun Yenni melayani dan melihat suatu krisis spiritual di dalam diri jemaat di pedalaman. Banyak jemaat yang sudah puluhan tahun dibina namun hati mereka tidak tergerak untuk mendukung pelayanan para hamba Tuhan. Persembahan yang diterima oleh para hamba Tuhan hanyalah Rp 1.000,-. Bagaimana para hamba Tuhan ini dapat membiayai kehidupan mereka sehari-hari?
Yenni membagikan situasi yang ia lihat di ladang misi tempat ia melayani.
"Banyak hamba Tuhan yang melayani di daerah ini mendapatkan bantuan dari YASKI. Hamba Tuhan yang mulai bisa mandiri berkat bantuan dana yang diberikan satu kali oleh YASKI kemudian juga membantu jemaat yang mereka layani. Hal ini menjadi mata rantai kebaikan yang tidak terputus. Namun di sisi lain hal ini tidak berjalan maksimal karena banyak keterbatasan yang lain. Saya melihat untuk 10 tahun mendatang, YASKI belum bisa melepaskan, belum bisa berhenti untuk membantu para hamba Tuhan baik di pedalaman Kalimantan, maupun daerah lainnya."
Yenni hanyalah salah satu dari ratusan hamba Tuhan yang bergelut dengan kesulitan dalam menjalankan pelayanan mereka. Bersediakah Anda menjadi jawaban untuk membantu para hamba Tuhan ini?
Sifat bantuan hamba Tuhan yang kami berikan tidak membuat para hamba Tuhan bergantung pada kami karena dana bantuan diberikan sekali dan sisanya merupakan tanggung jawab masing-masing hamba Tuhan untuk mengelolanya dengan baik.
Dukung dan doakanlah kami. Tuhan memberkati. |