YASKI melalui School Aid Project (SAP) terus menyalurkan bantuan beasiswa dari Cedar Fund kepada anak-anak usia sekolah yang tidak mampu. Salah satunya bernama Sweet Peala, seorang siswi kelas 2 SMA di Sekolah BK3 Tangerang. Ayahnya bekerja sebagai supir lepasan, sedangkan ibunya tidak bekerja.
Rabu, 27 Juli 2011, remaja yang sering dipanggil Pela ini datang berkunjung ke Heartline Center Karawaci untuk mengantarkan bukti pembayaran sekolahnya bulan lalu.
Suara Hati Pela
"Perasaan saya bersyukur sekali masih ada yang bantu saya. Saya sudah terima bantuan, saya mau lebih sungguh-sungguh lagi. Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang masih mau membantu saya. Kalau mereka tidak membantu saya, saya tidak tahu apakah saya masih bisa sekolah atau tidak. Saya sangat berharap bisa dibantu sampai lulus SMA. Kalau kuliah saya mau mendapatkan beasiswa. Ketika melihat anak-anak gelandangan yang tidak bisa sekolah, kadang-kadang saya merasa bisa saja saya seperti mereka, jika tidak pernah menerima bantuan sekolah seperti ini. Berharap sekali, makin banyak anak-anak sekolah yang dapat dibantu."
Pela meraih peringkat kedua di kelasnya setelah pada semester lalu meraih peringkat ketiga. Selain Pela, Rosela, kakak Pela juga telah menerima SAP selama 3 tahun hingga ia menyelesaikan jenjang pendidikan menengah atas.
Suara hati Pela merupakan suara hati anak-anak Indonesia lainnya. Mari bergabunglah bersama kami untuk membantu anak Indonesia bersekolah hingga tuntas. |